Desa ini selalu di guyur hujan setiap sore hari

WOW ! Fenomena Unik, Di Desa Ini Selalu Diguyur Hujan Ketika Sore Hari

Kwatisore adalah sebuah desa di Taman Nasional Teluk Cendrawasih, Nabire, Papua. Seketika tiba di muka desa, sebuah dermaga kayu yang kokoh menyambut kedatangan setiap turis yang datang.

Inilah pintu masuk Desa Kwatisore.

Nama Desa Kwatisore memang cukup unik, diambil dari “Khawatir Sore”. Disebut demikian sebab setiap sore desa ini selalu diguyur hujan, sekalipun musim kemarau. Unik dan Aneh bukan ?

Baca Juga : Taman Terindah di Indonesia
                     Bandara paling buruk di dunia ,Indonesia termasuk salah satunya

Keberadaan Jalanan yang ada di Desa Kwatisore sangat bersih. Begitupun dengan udara di sana yang begitu bersih bebas polusi. Salah satu penyebabnya adalah karena tidak ada kendaraan bermotor di desa ini. Jadi, udara terbebas dari polusi asap kendaraan.

Selanjutnya teruskan perjalanan menyusuri Desa Kwatisore, jejeran rumah yang tersusun rapi akan menambah sedap pemandangan desa ini. Jika berkeliling pada sore hari, desa akan terlihat ramai dengan tawa riang anak-anak yang asyik bermain.

Ketika malam hari, Desa Kwatisore menjadi sangat gelap gulita. Penerangan begitu minim karena listrik di desa ini masih sangat terbatas. Tapi justru pada malam harilah kehangatan warga desa terasa begitu kental.

Pada malam hari ada satu bangunan yang rutin dikunjungi seluruh penduduk desa. Letaknya tepat di tengah desa. Bangunan ini digunakan penduduk untuk menonton televisi bersama-sama. Di tempat inilah para warga bercengkrama, bertegur sapa. Kebersamaan begitu terasa kental.

Baca Juga : Demo terbesar yang pernah terjadi di dunia

Sebagian besar penduduk Kwatisore mempunyai pekerjaan sebagai nelayan tradisional. Mereka menggunakan kole-kole (longboat) untuk menangkap ikan. Yang unik dan tak biasa dari desa ini adalah hewan peliharaan penduduk. Beberapa penduduk Kwatisore memelihara rusa dan buaya muara. Hii!

Yang lebih menariknya lagi, jika menengok ke pekarangan rumah, Anda bisa melihat aneka anggrek khas papua banyak ditanam warga. Rupanya anggrek-anggrek cantik ini diambil langsung oleh warga dari dalam hutan.

Apabila ingin berkunjung ke desa ini, sebaiknya datang pada pagi hari. Karena, pada siang hari gelombang perairan Teluk Cendrawasih cukup tinggi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s